2 Pantai Ini di Khususkan Untuk Para Perempuan, Laki-laki Dilarang Masuk.

Pantai syariah merupakan sebuah terobosan baru dalam dunia pariwisata pantai di Indonesia.

Sebagai sebuah negara besar dengan penduduk mayoritas beragama islam, memang sudah sewajarnya jika banyak aspek kehidupan sosial yang berbasis syariah islam. Termasuk masalah tempat wisata.

Wisata pantai biasanya identik dengan pria dan wanita yang berpakaian minim sedang mandi-mandi bareng di tepian laut. Namun hal tersebut tidak akan kalian temukan di pantai syariah.

Pantai Syariah menerapkan sistem dimana laki-laki dan perempuan berada pada area pantai yang terpisah.

Sejauh ini, Indonesia sudah memiliki 2 pantai syariah loh! Yang satu berada di Jawa Timur dan yang satunya lagi ada di Aceh.

1. Pantai Syariah Pulau Santen, Banyuwangi, Jawa Timur

Mulai bulan Maret 2017, laki-laki sudah tidak boleh masuk ke lokasi wisata pantai Pulau Santen. Pantai yang masih termasuk aset TNI AD tersebut kini berstatus sebagai pantai syariah, khusus pengunjung perempuan.

Tidak hanya pengunjungnya saja yang hanya perempuan, semua kegiatan operasional di pantai tersebut juga dijalankan oleh perempuan.

Meskipun menerapkan sistem pantai syariah, tetapi pengunjung non muslim dan yang tidak berkerudung pun masih boleh masuk ke area tersebut. Asalkan berjenis kelamin wanita.

Salah satu peraturan yang unik di sini adalah ketika terdengar adzan berkumandang, seluruh aktifitas di Pantai harus dihentikan. Kemudian baru boleh dilanjutkan lagi setelah melakukan sholat berjamaah.

Konon, pantai khusus perempuan dengan label pantai syariah ini merupakan yang pertama di Indonesia. Meskipun pada kenyataannya, sejak tahun 2013, di Aceh sudah ada pantai yang menerapkan sistem syariah.

2. Pantai Bantayan, Aceh Utara

Berbeda dengan Pantai Santen di Banyuwangi yang benar-benar hanya boleh dimasuki oleh perempuan, Pantai Bantayan menerapkan sistem Pantai Syariah yang agak berbeda.

Laki-laki dan perempuan boleh berkunjung ke Pantai tersebut. Namun area pantainya dibagi menjadi 3 wilayah yaitu wilayah perempuan, wilayah laki-laki, dan wilayah keluarga.

Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak bisa berada di area pantai yang sama.

Namun untuk yang datang bersama dengan keluarganya, masih tetap bisa berkumpul dengan masuk ke pantai wilayah keluarga.

Satu hal lagi yang membedakannya dengan Pantai Pulau Santen di Banyuwangi, di pantai Bantayan semua pengunjung wanita diwajibkan berhijab, dan tidak boleh mengenakan pakaian ketat.

Jika ada yang melanggar, maka akan diarahkan untuk membeli pakaian bekas yang sudah disiapkan di lokasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s