Beberapa Tempat Wisata yang Bernuansa Mistis

Sebagai sebuah negara yang kaya akan pemandangan alamnya, banyak sekali wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang berkunjung ke Indonesia. Namun sebagai negara yang masih kental dengan budaya lokal, tempat-tempat wisata di Indonesia selalu dikaitkan dengan sesuatu hal yang mistis.

Boleh dipercaya atau tidak, ada beberapa lokasi wisata yang malah disebut angker tapi justru ramai dikunjungi wisatawan. Berikut ini merupakan tempat-tempat wisata angker yang mungkin bisa membuatmu takut saat kamu mengnjunginya. Apa saja itu?

Pantai Selatan, Pulau Jawa

Apakah pantai yang paling menyeramkan di Indonesia? Jawabannya pasti adalah pantai di pesisir selatan Jawa. Tak terhitung sudah kisah-kisah angker dan mistis yang selalu ada di kawasan itu. Bahkan pantai selatan Jawa konon dipercaya dipimpin oleh sesosok makhluk jin yang cantik jelita, yaitu Nyi Roro Kidul (Ratu Pantai Selatan).

Dari banyaknya pantai, salah satu yang dianggap paling angker adalah pantai Parangkusumo yang menjadi tempat labuhan Keraton Yogyakarta, yang juga sekaligus pintu gerbang gaib Keraton Laut Selatan. Selain Parangkusumo, ada juga pantai Parangtritis dan goa Langse yang menjadi lokasi-lokasi mistis di sana. Kepercayaan di sana, jika kalian memakai kaos atau baju berwarna hijau saat di pantai selatan karena ombak akan menarikmu ke lautan bebas.

Goa Jepang, Bandung

Penjajahan Jepang di Indonesia tak hanya meninggalkan jejak kisah menyedihkan dan perjuangan luar biasa, tetapi juga hal-hal yang berbau mistis. Salah satunya adalah goa Jepang yang pada masa itu digunakan sebagai tempat tahanan tentara Dai Nippon Belanda agar menyerah dan meninggalkan Indonesia.

Selain sebagai tempat tahanan tentara belanda, goa-goa yang dibangun oleh Jepang ini adalah tempat di mana para romusha (pekerja paksa pribumi) tewas karena pekerjaan mereka. Sampai saat ini, dipercaya entah siang atau malam, suasana goa Jepang itu sangat mencekam. Selain hawa suram, ada teriakan dan rintihan tanpa wujud sering terjadi di sini. Kondisinya yang lembab dan minim ventilasi udara semakin membuat banyak orang berdiri bulu kuduknya.



Lubang Buaya, Jakarta

Kalian semua tentu pernah mendengar kejadian kelam G-30S PKI. Ya, kejadian yang dianggap salah satu noda dalam sejarah Indonesia itu akhirnya membuat kamu mengerti para Pahlawan Revolusi yang disiksa dan menjadi korban PKI saat itu. Kejadiannya sendiri terjadi pada 30 September 1965 di Lubang Buaya, sebuah pusat pelatihan PKI yang terletak di kawasan Jakarta Timur.

Saat kejadian itu terjadi, para jenderal besar disiksa dan dibuang secar keji ke dalam sebuah lubang. Kini di tempat tersebut berdiri lapangan peringatan Lubang Buaya sekaligus Monumen Pancasila. Namun karena merupakan lokasi penyiksaan dan pembantaian, tak sedikit yang sering mendengar suara teriakan-teriakan kesakitan dari lubang di mana jenazah para pahlawan revolusi itu ditemukan.

Keraton Yogyakarta

Yogyakarta memiliki sebuah ikon kota terkenal yakni keraton Yogyakarta yang begitu megah. Saat siang hari, kondisinya memang begitu nyaman tetapi ketika sore dan malam menjelang, suasananya bakal berubah drastis. Lampu-lampu indah di istana keraton itu berbanding kontras dengan situasi yang sunyi senyap. Saat malam hari, hanya beberapa abdi dalem keraton yang tinggal di sana.

Konon lokasi yang dianggap memiliki aura mistis sangat kuat adalah di sekitar bangsal Proboyeksa di belakang bangsal Kencana yang dipercaya sebagai lokasi penyimpanan peninggalan pusaka keraton Yogyakarta. Dipercaya di sana ada makhluk-makhluk penjaga yang tak terlihat dan berasal dari dunia lain. Bahkan setiap kali kamera mau mengabadikan daerah itu di malam hari, selalu saja ada obyek kasat mata yang mengganggu seperti sepasang mata raksasa yang tiba-tiba muncul dari sesuatu yang kosong.



Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu yang terletak di Semarang ini sudah tak asing jika dianggap sebagai lokasi wisata paling angker. Sebagai sebuah gedung yang pernah menjadi kantor pemerintahan masa Belanda, Lawang Sewu memang memiliki kesan bangunan tua yang terlupakan. Bangunan ikon Semarang ini dibangun pada tahun 1904 dan selesai tiga tahun kemudian. Disebut Lawang Sewu karena gedung megah ini memiliki pintu yang sangat banyak.

Di Lawang Sewu ada sebuah ruangan yang mengerikan bernama ruang penyiksaan bawah tanah yang dipercaya didiami oleh sosok-sosok makhluk kasat mata yang berteriak dan menangis. Bahkan ruangan-ruangan dan koridor di sini begitu suram dan butuh keberanian tinggi untuk melintasinya.


 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s