Mengetahui Mitos dan Fakta Dari Olahraga

Berolahraga merupakan suatu kiat hidup yang memiliki berjuta manfaat bagi tubuh manusia. Berbagai tujuan kerap menjadi dasar kenapa seseorang melakukan olahraga. Ada yang ingin melangsingkan badan, membentuk badan, menambah berat badan, menjaga stamina, membuat tubuh tetap bugar, atau sekedar menjalani kiat hidup sehat.

Tetapi kamu pasti sering sekali mendengar kabar ataupun larangan bahkan anjuran yang dikaitkan dengan aktivitas olahraga, seperti anjuran berolahraga sebelum sarapan, larangan meminum air dingin setelah berolahraga, atau mungkin anjuran agar melakaukan olahraga di luar ruangan. Anjuran atau larangan tersebut tentu hanya ada beberapa di masyarakat.

Lalu apakah anjuran atau larangan itu benar dan terbukti secara ilmiah kebenarannya? Atau hanya sekedar mitos belaka? mari kita simak di bawah ini.

1. Suhu tubuh memanas ketika berolahraga tanda lemak sudah terbakar = Mitos

Jika kamu pernah mendengar kalimat yang mengatakan tubuh memanas saat berolahraga berarti lemak dalam tubuh berhasil terbakar, ketahuilah kalau itu sebenarnya hanya mitos. Faktanya adalah proses terbakarnya lemak dalam tubuh tidak akan kentara. Terlebih proses pembakaran lemak bukan proses tubuh yang terjadi disaat olahraga, justru proses ini akan mulai terjadi setelah kita berolahraga. Dan bagaimana pembakaran lemak itu bergantung bagaimana perlakuan sesorang terhadap tubuhnya setelah olahraga, seperti tidak langsung makan setelah berolahraga.

2. Saat pertama kali berolahraga keesokan harinya badan pasti pegal = Mitos

Kalimat yang tak kalah familiar saat berolahraga adalah mengalami pegal di seluruh badan ketika melakukan olahraga untuk pertama kalinya. Hal tersebut hanya mitos guys! Karena rasa pegal pada tubuh seseorang merupakan interpretasi dari porsi olahraga yang berlebihan. Karena pegal pada tubuh tidak akan terjadi jika olahraga dilakukan pada porsi yang cukup, meskipun orang tersebut baru pertama kali berolahraga. Karena pegal yang kerap dirasakan merupakan akibat dari otot yang dipaksa melakukan olahraga terlalu keras, sehingga otot menjadi trauma dan timbullah rasa pegal.

3. Dianjurkan berolahraga sebelum sarapan di pagi hari = Fakta

Untuk menurunkan berat badan, kiat berolahraga di pagi hari sebelum melakukan sarapan merupakan anjuran yang sangat sempurna. Karena berolahraga di saat perut masih kosong dapat memaksa tubuh menjadikan cadangan lemak dalam tubuh sebagai sumber utama pembakaran sebagai penghasil energi. Dengan begitu, lemak dalam tubuh akan berkurang.

4. Mengangkat Beban membuat tubuh wanita kekar = Mitos

Satu lagi mitos yang sering menghantui para wanita saat berolahraga nih. Tenang saja para ladies, buat kamu yang suka mengangkat beban gak perlu takut badan kamu akan kekar dan tidak lagi terlihat menawan di mata cowok. Karena kekarnya badan merupakan tugas hormon testosteron yang jarang sekali dimiliki oleh wanita.

Jadi, ketika seorang wanita melakukan olahraga keras dan mengangkat beban, bukan membuat tubuh menjadi kekar. Melainkan membuat massa otot menjadi bertambah, sehingga yang terlihat adalah tubuh yang sehat, kencang, dan padat.


Agen Judi Poker Online Aman dan Terpercaya

5. Otot akan berubah menjadi lemak ketika berhenti berolahraga = Mitos

Satu hal sederhana yang mematahkan kalimat ini adalah, otot dan lemak merupakan dua hal yang berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda pula. Sehingga keduanya tidak mungkin berhubungan secara langsung. Ketika kamu sudah tidak berolahraga, otot yang sebelumnya kencang akan kendor kembali seperti sedia kala. Dan lemak tubuh merupakan bentukan dari banyaknya makanan berlemak yang masuk ke tubuh tetapi tidak terbuang dan tertimbun di dalam tubuh.

6. Larangan langsung mandi setelah olahraga = Fakta

Jika kamu yang hobi berolahraga kemudian langsung mandi tepat setelah selesai berolahraga, sebaiknya merubah kebiasaanmu tersebut ya. Karena hal tersebut tentu memiliki efek yang kurang baik untuk tubuhmu. Kenapa? Karena ketika berolahraga, tubuh akan mengeluarkan keringat. Itu artinya pori-pori tubuh sedang terbuka dan suhu pada tubuh sedang tinggi. Jika kamu mandi maka kondisi tersebut akan memaksa tubuh kamu menurunkan suhu secara drastis, yang akan membuat tubuhmu demam.

Termasuk mandi di saat tubuh masih berkeringat, hal tersebut sangatlah salah, karena hal tersebut akan membuat tubuh kamu menahan suhu panas yang ada di tubuh, dan hal tersebut bisa merusak kelenjar keringat kamu. Ini bukan berarti melarang kamu mandi setelah berolahraga ya, karena mandi sangat penting untuk menghilangkan kuman dan bakteri saat berolahraga, hanya sebaiknya memberi jeda waktu untuk beristirahat sebelum akhirnya mandi.

7. Berlari di siang hari dengan jaket untuk menurunkan berat badan lebih cepat = Mitos

Berlari di siang hari dengan suhu yang cukup tinggi ditambah dengan menggunakan jaket memang akan membuat tubuhmu lebih mudah berkeringat. Tetapi kamu harus tau, keringat yang keluar tersebut bukanlah hasil dari pembakaran lemak, melainkan cairan tubuh yang keluar. Hal tersebut tentu akan mengganggu kerja jantung dan ginjalmu. Karena ketika tubuhmu kekurangan cairan tubuh, maka darah akan bertekstur lebih kental. Kondisi darah yang kental tentu akan memaksa jantung lebih keras bekerja dalam memompa darah dan mengedarkan darah.

8. Olahraga tidak baik dilakukan di malam hari = Mitos

Kesibukan setiap orang yang berbeda tentu memaksa setiap orang memiliki waktu yang terbatas untuk berolahraga. Mungkin kamu cukup sering mendengar bahwa berolahraga di malam hari merupakan kegiatan yang kurang baik karena dapat membuat tubuh sulit tidur, membuat lapar sehingga gagal diet, dan masih banyak alasan lain.

Namun, jika memang tidak bisa berolahraga di pagi hari, melakukan kegiatan olahraga di malam hari merupakan kegiatan yang sah-sah saja. Tetapi lebih disarankan untuk melakukan olahraga yang tidak terlalu berat saat berolahraga di malam hari. Karena jika berolahraga terlalu berat, maka detak jantung akan sangat cepat, suhu tubuh pun naik, sehingga keadaan tersebut membuat tubuh sulit tidur. Keadaan sulit tidur pun akan membuat kamu ingin ngemil, gagal deh diet. Jadi, berolahraga di malam hari tidak masalah, asalkan dilakukan dengan porsi yang tidak terlalu berlebihan.

9. Dilarang minum air es setelah berolahraga = Fakta

Bagi kebanyakan orang tentu merasa meminum air es merupakan cara yang paling ampuh dalam mengatasi dehidrasi setelah berolahraga. Tapi perlu kamu ketahui bahwa pandangan tersebut jelas salah. Karena kebiasaan tersebut bisa merusak kerja tubuh kamu lho.

Dehidrasi yang terjadi karena keluarnya cairan tubuh melalui keringat membuat tubuhmu membutuhkan air minum dalam menyuplai ulang zat cair tubuh. Tetapi ketika kamu meminum air es, maka metabolisme akan langsung dipaksa turun drastis, suhu tubuh pun terpaksa turun secara drastis. Ketika suhu tubuh turun tersebut, pembuluh darah akan menyempit dan suplai darah akan berkurang.

Ketika selesai berolahraga, tubuh akan sangat membutuhkan suplai oksigen, termasuk otak. Maka jika kamu meminum air es, kerap membuatmu merasa pusing. Itu karena suplai oksigen yang terhambat menuju otak. Sebaiknya kebiasaan meminum air es dikurangi ya guys!

Itulah fakta dan mitos seputar olahraga yang perlu kamu ketahui. Jadi, kegiatan olahraga yang kamu lakukan gak perlu dihantui dengan rasa ragu ya, dan sebaiknya jika memang mengetahui ada yang salah dari cara berolahraga kamu saat ini diubah. Karena efek yang dihadirkan terhadap tubuh yang cukup fatal pada akhirnya. Olahraga itu bagus kok untuk tubuh kamu, jadi sempatkan waktu selalu untuk berolahraga ya!


Agen Judi Poker Online Aman dan Terpercaya

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s