7 Kota Besar Yang Akan Terbebas Dari Kendaraan Bermotor

Polusi dan kemacetan merupakan makanan sehari-hari warga kota besar. Hal ini dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor yang melintas di jalan seperti mobil dan motor. Bagi warga kota besar di negara maju, banyaknya kendaraan bermotor di jalan raya bukanlah salah satu indikator kemajuan daerah. Justru semakin banyak orang yang berjalan kaki, maka semakin tinggi tingkat perekonomian dan kesejahteraan warga kotanya. Untuk itu, beberapa kota besar berikut ini gencar melakukan program kota bebas kendaraan bermotor.

 

 

1. Athena, Yunani

Pada bulan Desember 2016, Athena, Yunani mengumumkan akan melarang mobil diesel dari pusat kota pada tahun 2025. Inisiatif ini berfungsi sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara kota. Athena udah membatasi kendaraan diesel dari pusat kota pada hari-hari tertentu berdasarkan nomor pelat kendaraan, namun Walikota Athena Giorgos Kaminis mengatakan bahwa tujuan sebenarnya adalah untuk pelan-pelan menyingkirkan semua mobil dari daerah tersebut.

2. London, Inggris

Walikota London mengatakan bahwa kota tersebut akan melarang mobil diesel beredar di sekitar kota pada tahun 2020. Saat ini, kota London menghambat penggunaan mesin diesel di beberapa wilayah kota dengan mengenakan biaya sebesar 12,50 USD (US Dollar) per hari untuk mobil diesel yang seliweran pada jam sibuk. Mereka menyebutnya sebagai denda “biaya kemacetan”. Hal-hal ini dilakukan semata-mata untuk mengurangi polusi dan kemacetan kota.

3. Brussels, Belgia

Sebagian besar jalan yang mengelilingi alun-alun kota Brussels, gedung-gedung bursa saham, dan Rue Neuve (jalanan tempat pusat perbelanjaan) selalu menjadi area yang hanya boleh dikunjungi oleh pejalan kaki. Area ini merupakan zona bebas mobil kedua terbesar di Eropa, setelah Kopenhagen. Pada tahun 2002, Brussels meluncurkan “Mobility Week” pertamanya, yang dimaksudkan untuk mendorong penggunaan transportasi umum daripada kendaraan pribadi. Pada bulan Februari 2016, Brussels mengumumkan bahwa mobil diesel yang dibuat sebelum tahun 1998 akan dilarang mulai tahun 2018.


Agen Judi Poker Online Aman dan Terpercaya

4. Mexico City, Meksiko

Pada bulan April 2016, pemerintah daerah Mexico City memutuskan untuk melarang sebagian besar mobil berkeliaran ke pusat kota dua hari setiap weekdays dan dua hari Sabtu per bulan. Kota ini menentukan mobil mana yang bisa dikendarai pada hari tertentu dengan menggunakan sistem rotasi berdasarkan nomor pelat kendaraan. Menurut Associated Press, kebijakan tersebut berlaku untuk sekitar dua juta mobil dan membantu mengurangi tingkat asap kota yang tinggi.

5. Copenhagen, Denmark

Streets of Copenhagen, Denmark, Northern Europe.

Saat ini, lebih dari separuh populasi di kota Kopenhagen bersepeda setiap hari, di mana ini adalah berkat usaha kota untuk mengenalkan zona pejalan kaki yang dimulai pada tahun 1960-an. Ibukota Denmark ini sekarang menawarkan lebih dari 200 mil jalur sepeda dan memiliki persentase kepemilikan mobil terendah di Eropa. Rencana jangka panjangnya sih, membangun sebuah superhighway untuk sepeda yang akan merentang ke pinggiran kota sekitarnya. Yang 28 rute pertama direncanakan dibuka pada tahun 2014, dan 11 lainnya akan selesai pada akhir 2018. Kota ini juga telah berjanji untuk benar-benar terbebas dari polusi kendaraan pada tahun 2025.

6. New York City, Amerika Serikat

Meskipun New York City nggak merencanakan untuk melarang penggunaan mobil dalam waktu dekat, namun kota ini terus meningkatkan jumlah area pejalan kaki, bersamaan dengan jalur sepeda, kereta bawah tanah, dan pilihan bus. Jalur kendaraan di daerah populer seperti Times Square, Herald Square, dan Madison Square Park akan secara permanen diperuntukkan hanya untuk pejalan kaki. Pada tiga hari Sabtu di bulan Agustus 2016, ratusan ribu orang akan memanfaatkan Summer Streets, sebuah acara tahunan yang melarang mobil seliweran di jalan raya utama yang menghubungkan Central Park ke Jembatan Brooklyn, dan membuka jalan bagi pejalan kaki.

7. Chengdu, Tiongkok

Arsitek yang berasal dari Chicago Adrian Smith dan Gordon Gill merancang area perumahan baru untuk sebuah kota Tiongkok, tepatnya di Chengdu. Tata letak kota ini membuatnya lebih mudah untuk berjalan kaki daripada berkendara, dengan jalanan yang dirancang sehingga orang bisa berjalan kemana saja dalam 15 menit. Di sisi lain, Chengdu nggak akan sepenuhnya melarang mobil, tapi hanya separuh jalan di kota berpenduduk 80.000 orang itu yang akan memungkinkan kendaraan lewat. Proyek ini direncanakan akan selesai 2020.

Kayaknya asyik banget ya kalau bisa hidup di kota yang nggak banyak asap knalpotnya atau nggak bising dengan suara klakson dan mesin kendaraan. Indonesia perlu banget nih mencontoh kota-kota di atas untuk diterapkan pada kota-kota di tanah air. Atau minimal meningkatkan penggunaan kendaraan umum seraya memperbaiki kualitas kendaraan umum tersebut. Dijamin, semua orang pasti betah banget deh.


Agen Judi Poker Online Aman dan Terpercaya

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s